Sabtu, 15 November 2014

DRY CLEAN



Cara dan Proses Mencuci Secara Dry Clean

Proses pencucian secara dry clean berbeda dengan proses mencuci pada umumnya. Jika biasanya mencuci itu menggunakan sabun (deterjen) dan air, untuk proses dry clean tidak menggunakan air.
Dry Clean biasa disebut juga dengan cuci kering. Namun pada pelaksanaanya, pencucian secara dry clean tidak benar-benar pencucian secara kering. Dalam proses dry clean memang tidak menggunakan air, akan tetapi menggunakan cairan solvent. Ada banyak sekali jenis solvent diantaranya alkohol, methanol, bensin, PCE dan lain sebagainya. Solvent yang sering digunakan dengan kualitas terbaik untuk proses pencucian secara dry clean adalah PCE (perchloroethylene).
Di Indonesia, ada 3 macam cara proses pencucian secara dry clean, diantaranya:
  1. Dry clean dengan vertical steamer
  2. Dry clean dengan mesin tumble dryer
  3. Dry clean dengan mesin cuci khusus dry clean
dari ketiga proses tersebut diatas, yang sering digunakan adalah yang pertama, dry clean dengan vertical steamer. Proses ini paling sering dilakukan karena langkah-langkahnya yang lebih mudah, selain itu mesin yang digunakan lebih murah karena harga vertical steamer jauh lebih murah dari harga mesin tumble dryer dan mesin cuci khusus dry clean.
Berikut kami berikan langkah-langkah pencucian secara dry clean.
Tahap Persiapan :
  • Siapkan vertical Seamer dan spryer. Untuk spryer proses dry clean, Anda bisa menggunakan spotting gun yang mempunyai daya tekanan semprot yang lebih kuat.
  • Gantungkan pakaian yang akan di dry clean agar memudahkan proses pemilihan noda dan bagian rentan
  • Periksa noda khusus pada pakaian secara teliti
  • Turunkan pakaian dari gantungan agar memudahkan proses spotting
Proses Spotting (pembersihan noda) :
  • Lakukan proses Spotting noda khusus menggunakan chemicals spotting khusus dry clean
  • Lakukan proses Spotting pada noda general yaitu bagian kerah, lengan bawah (ketiak) atau pada lipatan-lipatan pakaian khususnya dilipatan pergelangan tangan pada kemeja
  • Setelah spotting selesai, Gantungkan kembali pakaian



Proses Pencucian :
  • Semprotkan PCE secara merata pada pakaian
  • Gunakan steamer dan arahkan ke seluruh bagian secara merata untuk membantu proses kerja PCE/Solvent
  • Lakukan pengulangan penyemprotan pada bagian lengan bawah pakaian atau bagian yang masih berbau
  • Lakukan pengulangan proses steamer agar menyempurnakan proses pencucian Dry Clean lebih sempurna

Proses Sterilisasi :
  • Semprotkan pelicin anti bacterial (anti bakteri) untuk membunuh kuman/bakteri dan mensterilkan pakaian serta melindungi serat pakaian
  • Keringkan pakaian beberapa menit hingga pakaian kering
 
Proses Finishing :
  •  Jika diperlukan, gunakan parfum laundry khusus waterbase untuk menambah aroma pakaian
  •  Segera packing pakaian dengan plastik dry clean agar tidak terkena debu dan menjaga aroma tetap kuat





Catatan dalam proses dry clean.
  • Gunakan sarung tangan dan masker (penutup hidung) saat melakukan Proses Dry Clean.




Sabtu, 08 November 2014

Tips Dunia Perhotelan

Cara Menghilangkan Noda Luntur


Mungkin Anda juga pernah mengalami, kaos atau baju berwarna Anda yang baru tiba-tiba saja mengalami luntur pada pencucian pertamanya. Kadang masalah ini menjadi besar ketika warna luntur tadi mengenai pakaian berwarna Anda yang lain. Kalau warna tua sih bukan masalah, kalau ternyata menodai pakaian dengan warna cerah atau mudah, jelas menjengkelkan bukan?


Tentu saja sulit membayangkan bagaimana menghilangkan noda luntur tadi di pakaian berwarna Anda. Bila pakaian Anda berwarna putih, Anda masih bisa menggunakan cairan pemutih yang biasanya sangat efektif dalam mengatasi masalah pakaian terkena luntur. Meski cara ini beresiko merusak serat kain, tentu saja bila tidak sering cara ini masih aman untuk pakaian Anda.


Apalagi kalau ternyata noda yang melunturi pakaian Anda bukan berasal dari pakaian lain, tetapi dari tinta. Lebih menjengkelkan karena selain warna nodanya lebih kuat, juga biasanya lebih bandel dan sulit Anda hilangkan. Bahkan pemutih saja tidak bisa membersihkan noda tinta dengan tuntas.


Padahal ide untuk memakai cairan pemutih sebagai penghilang noda pada pakaian berwarna justru akan merusak pakaian berwarna Anda lebih jauh. Tentunya menjadi bencana kalau pakaian ternoda Anda ini berharga cukup mahal. Sifat chlorin yang terdapat pada cairan pemutih ini justru akan menyerap seluruh warna sehingga akhirnya warna pada pakaian akan hilang atau setidaknya pudar. Anda tentu tidak ingin pakaian berwarna favorit Anda pudar warnanya hanya karena kesalahan Anda dalam menangani noda.


Kali ini saya akan mencoba berbagi cara jitu dalam menghilangkan noda luntur pada pakaian berwarna dengan cara-cara mudah dan bahan-bahan yang juga mudah Anda temukan di sekitar Anda.


1. Larutan vetsin dan detergen
 
Cara yang cukup mudah dan sederhana adalah dengan mencampur detergen dengan vetsin dengn rasio 2 : 3 untuk detergen : vetsin. Larutan ini Anda tambahkan air panas, sesuaikan dengan pakaian yang akan Anda rendam.
Setidaknya Anda harus memastikan pakaian berwarna tadi cukup terendam secara utuh dalam air rendaman. Diamkan selama 30 menit dan kucek. Kemudian cuci lagi dengan detergen murni dan bilas. 



2. Larutan cuka asam, garam dan detergen
Anda juga bisa memanfaatkan satu lagi bahan di dapur Anda, yakni cuka asam. Tambahkan garam dan detergen dengan rasio cuka yang sama banyaknya dengan sabun detergen. Tambhakn air panas ke dalam ember hingga setidaknya seluruh bagian pakaian terendam.


Bila tidak terendam semua, maka noda luntur akan berberak ke arah bagian yang tidak terendam. Diamkan pakaia di dala ember selama 30 menit dan lihat hasilnya setelah Anda bilas.



3. Larutan citrun dengan detergen
Satu lagi larutan asam yang cukup populer digunakan dalam mengatasi noda luntur adalah larutan citrun. Bubuk citrun ini terkenal sangat efektif dalam mengatasi noda, termasuk noda luntur dan noda tinta yang biasanya sangat sulit teratasi. 
Cukup dengan memadukan bubuk citrun dengan detergen dan air yang cukup untuk merendam pakaian hingga seutuhnya terendam. Diamkan selama 30 menit dan cuci kembali dengan detergen, kemudian bilas Akan lebih baik kalau Anda menambahkan beberapa jumput garam yang akan menambah kijerha larutan tadi.



4. Baking Soda
Bila noda luntur yang Anda hadapi belum parah, hanya mengenai beberapa bagian dengan warna yang tidak terlalu mencolok, maka Anda perlu tau kalau Anda juga bisa mengatasi noda luntur tadi dengan campuran detergen dengan baking soda. Meski tidak seefektif  cairan asam atau vetsin, cara ni juga cukup banyak diminati karena lebih mudah dicara dan mudah anda dapatkan.



5. Alkohol
kalau noda luntur yang Anda hadapi berasal dari tinta, salah satu cara yang cukup efektif untuk menghilangkannya adalah dengan penggunaan cairan alcohol Cairan ini bisa Anda gosokan dulu pada noda hingga memudar. Kemudian sebelum cairan alcohol mongering, segera celupkan dan kucek pakaian dalam cairan sabun detergen. Lakukan beberapa kali hingga akhirnya bersih sempurna.
Bila Anda tidak menemukan cairan alcohol di rumah Anda, Anda bisa gunakan hairspray yang mengandung aerosol (bentuk lain dari alkohol turunan) atau dengan cairan aseton pembersih kuteks. Hanya saja pada penggunaan hairspray, biasanya Anda harus lebih ekstra dalam mengucek karena hairspray meninggalkan residu pekat dan melekat pada kain.



Ternyata tidak begitu sulit mengatasi noda luntur pada pakaian berwarna Anda. Dengan cara-cara di atas, Anda bisa menghilangkan noda dengan efektif tanpa harus merusak warna asli pakaian dan tentunya serat kain.Selamat mencoba !